Peristiwa 27 Juli 1996

Periode 1988-1996 adalah periode saat atmosfir politik diradikalisasi dengan cepat. Muncul ratusan, mungkin ribuan aksi di seluruh Indonesia. Pada April 1994 sindrom demonstrasi-ditambah-kerusuhan seperti yang terjadi pada Malari terulang di Medan. Demonstrasi buruh menuntut penyelidikan terhadap kematian pemimpin pemogokan buruh serta hak buruh untuk bergabung dengan serikat buruh yang baru...

Perjuangan Melawan Rezim Militer Soeharto

Semakin mendekati tahun 1965 semakin menjadi jelas bahwa kubu Soekarno, PKI dan para pendukungnya semakin menguasai politik sipil. Kemampuan mobilisasinya terus membesar sementara ide-ide mereka semakin diterima oleh massa. Di kubu sebelahnya, kelas borjuis semakin terlihat lemah tanpa daya. Memang kelas borjuis Indonesia sejak awal kemunculannya pada masa penjajahan Belanda...

Pogrom Mei 1998: Rejim Militer Soeharto dan Rasisme Terhadap Tionghoa

Dua puluh satu tahun yang lalu, pada 12 Mei 1998, aksi mahasiswa Universitas Trisakti, Jakarta dibubarkan oleh Rejim Militer Soeharto. Empat mahasiswa Trisakti tewas ditembak sementara puluhan lainnya luka-luka. Empat mahasiswa tersebut adalah Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan dan Hendriawan Sie. Penembakan tersebut bukanlah sebuah ketidaksengajaan, menggunakan peluru tajam...

Marsinah, Pahlawan Buruh Indonesia

Pada dasawarsa 1980an, Rejim Militer Soeharto mengarahkan ekonomi pada pembangunan industri berorientasi ekspor. Berbagai kemudahan diberikan untuk perkembangan industri yang berorientasi ekspor salah satunya dengan kebijakan upah murah. Tidak mengherankan jika kemudian konflik perburuhan meningkat di masa itu. Terjadi berbagai aksi massa ataupun pemogokan, walau bersifat spontan dan sporadis....

B.J. Habibie antara Kompromi Tirani dan Akomodasi Massa Aksi Reformasi 1998

Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal di usia 83 tahun pada 12 September 2019. Sebagai seorang Presiden ketiga Republik Indonesia, pemerintahannya berada di antara pergolakan Orde Baru dengan reformasi. Awalnya keterlibatan Habibie masuk Golkar dan pemerintahan Suharto tidaklah mengusung agenda demokratisasi apalagi penegakan Hak Asasi Manusia sama sekali. Posisinya lebih sebagai teknokrat yang...