Statement Komite Persatuan Rakyat Batalkan PP Pengupahan

Buruh dan Rakyat Bersatu Batalkan PP Pengupahan Pro Upah Murah dan Modal! Meski mulai banyak merespon perlawanan terutama dari kaum buruh, rezim Jojowi-JK belum bergeming untuk terus menjalankan salah satu paket kebijakan ekonomi jilid 4 yaitu Peraturan Pemerintah tentang Pengupahan. Di sisi lain, perlawanan kaum buruh juga semakin meluas yang dimulai sejak tanggal 15 OKtober 2015 lalu hingga saat...

Mogok Nasional untuk Cabut PP Pengupahan?

Saat melakukan aksi di depan Istana Negara berbagai serikat buruh melakukan konferensi pers bersama. Konferensi pers tersebut dilakukan oleh Said Iqbal dari KSPI, Nining Elitos dari Konfederasi KASBI, Michael Oncom dari FPBI serta hadir juga perwakilan dari KSPSI. Dalam pernyataan sikapnya mereka menyatakan: “Jika RPP Pengupahan ini tetap disahkan, maka kami akan menyiapkan diri untuk keluar dari...

Tentang GBI dan Seruan Bangun Partai Buruh (Bagian III)

Sebelumnya kita sudah mengambil kesimpulan bahwa situasi gerakan buruh sekarang sedang menurun. Cengkraman elit-elit birokrasi serikat buruh terhadap massa buruh semakin kuat. Taktik kita adalah memfokuskan diri untuk mencari potensi radikalisasi massa buruh hingga diluar cengkraman elit-elit birokrasi serikat buruh. Disisi yang lain di negeri dunia ketiga seperti Indonesia sangat sulit ada konsensi...

Tentang GBI dan Seruan Bangun Partai Buruh (Bagian II)

Menurunnya gerakan buruh tidak terlepas dari cengkraman elit birokrasi serikat buruh itu sendiri. Cengkraman ini berkaitan erat dengan kepentingan politik para elit birokrasi serikat buruh yang semakin lama semakin ke kanan dan berkolaborasi dengan para borjuis. Ditengah naiknya gelombang perlawanan klas buruh, yang membuat klas buruh semakin radikal dan kritis tentunya menjalankan kepentingan politik...

Tentang GBI dan Seruan Bangun Partai Buruh (Bagian I)

Menjelang Hari Buruh 2015, pembicaraan mengenai Partai Massa Buruh kembali muncul. Saat rapat akbar FSBTPI yang dihadiri oleh KSPI, KSPSI, FPBI, PPI dan Serikat Mahasiswa Indonesia, Presiden FSBTPI, Ilhamsyah, menyatakan bahwa saat May Day akan ada deklarasi sikap politik untuk membangun partai politik buruh. Kemudian muncul Gerakan Buruh Indonesia yang terdiri dari KSPI, KSPSI serta KPBI (KPBI sendiri...

Alkinemokiye, Perlawanan Buruh Freeport Di Tanah Papua

Mahasiswa adalah agen perubahan..!! (kawan dari Papua dan kawan dari KPO PRP—13 Mei 2015). Bab I Pemutaran Film dan Presentasi Pada 13 Mei 2015—tepatnya hari Rabu pukul 18.00 (molor sampai 18.30)—di Kampus I Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta di selenggarakan nonton film bareng, berjudul “Alkinemokiye.” Tidak hanya nonton bareng sambil ngopi dan makan cemilan gratis, tetapi juga,...

Trans Jogja Tidak Mematuhi Mahkamah Agung

Rima Satria Pamungkas adalah seorang buruh PT. Jogja Tugu Trans (Trans Jogja) sejak awal berdirinya perusahaan tersebut (Februari 2008). Tidak tahu kenapa pada tanggal 1 Juli 2013 dia di PHK tanpa alasan yang jelas. Rima S.P. hanyalah salah satu buruh dari beberapa buruh yang senasib dengannya. Kami selaku pengurus Serikat Buruh waktu itu melakukan advokasi agar dapat bekerja lagi. Saat itu Serikat...

Map Corner : Launching dan Bedah Buku “Buruh Menuliskan Perlawanannya”

Sholatlah sebelum disholatkan, menulislah sebelum dituliskan (Syarif Arifin 05-Mei-2015). Pada 5 Mei 2015—tepatnya hari selasa pukul 15.00 (molor sampai 15.37)-18.30—MAP Corner UGM (Universitas Gadjah Mada) Yogyakarta menyelenggarakan diskusi, lounching, dan bedah buku “Buruh Menuliskannya Perlawanannya.” Di dalam acara ini, buku yang dilounching dan di bedah itu juga di jual. Buku dengan ketebalan...

Sikap Politik Pusat Perlawanan Rakyat Indonesia (PPRI) Menjelang Mayday 2015

Buruh dan Rakyat Bangun Partai Sendiri Tanpa Elit! Demokrasi Sebesar-besarnya Bagi Rakyat! Pemerataan Distribusi Kekayaan Nasional Bagi Kesejahteraan Seluruh Rakyat! Mayday Sebagai Hari Perjuangan Rakyat Tertindas Diberlakukannya 1 Mei (Mayday) sebagai hari libur nasional boleh jadi suatu hal yang positif bagi pengurangan jam kerja hasil dari perjuangan buruh Indonesia di tahun-tahun sebelumnya. Namun...

Menghukum Mati Buruh dan Mereka yang Miskin

Hukuman mati akan kembali dilakukan oleh Pemerintahan Jokowi-JK. Rencananya hukuman mati terhadap Mary Jane Fiesta Veloso akan dilakukan pada hari-hari kedepan. Mary Jane lahir dari keluarga miskin, orang tuannya hanyalah pemulung dan pedagang asongan. Dengan kondisi seperti itu tentunya tidak mengherankan jika Mary Jane hanya mengenyam pendidikan hingga 1 SMP. Diusia muda dia menikah namun berpisah...