Kebutuhan Mendesak : Politik Tandingan!

Mayday 2015Lalu apa yang dilakukan oleh Elit kita? Kalau ada yang mengatakan kita sebaiknya bersatu dengan elit-elit politik kita untuk menghadapi Imperialisme, katakan saja omong kosong!.

Sejak tahun 1967 (masa Orde Baru)  hingga hari ini, yang memberikan “Karpet Merah” bagi Imperialisme untuk masuk mengeksploitasi alam dan manusia negeri ini, menjadikan negeri ini sebagai pasar barang dagangan mereka, tentu saja elit-elit politik negeri ini.

Atau kongkretnya, elit-elit negeri ini lah yang mencabut subsidi energi (BBM, Listrik dan gas), menjual aset-aset Negara, mencabut subsidi pendidikan dan kesehatan, mencabut subsidi pupuk dan kebutuhan pokok lainnya, atas nama pasar bebas. Pasar Bebas untuk siapa? Tentu bukan untuk kita yang miskin dan dilumpuhkan ini, melainkan agar barang-barang dagangan kapitalisme internasional bisa masuk, agar eksploitasi alam dan manusia bisa tambah leluasa.

Politik Tandingan!

Yang kita butuhkan adalah alternatif. Alternatif terhadap apa? alternatif sistem yang berjalan selama ini. Alternatif dari sistem yang menindas dan melumpuhkan kaum buruh dan rakyat di satu sisi dan memperkaya kaum kaya di sisi lain. Alternatif dari sistem Kapitalisme dan Imperialisme. Alternatif yang hendak menyelamatkan manusia dan kemanusiannya serta alam berserta kehidupan dan kekayaannya yang telah dirusak oleh tuan kapitalis dan  kapitalisme.

Oleh karena itu, alat politik yang kita bangun bukan lah sekedar Partai Politik Buruh. Melainkan Partai Politik bagi Kaum Buruh dan Rakyat. Dan bukan sekedar Partai “Baru”. Yang tak ada bedanya dengan partai-partai penipu rakyat yang ada di parlemen. Dan bukan Partai yang programnya tak berangkat dari masalah buruh dan rakyat, dan metode perjuangannya bukan metode perjuangan yang meningkatkan kekuatan politik rakyat serta kepercayaan dirinya, sebab musuh kaum buruh dan rakyat, sangat lah besar: Imperialisme dan kaki tangannya di negeri ini (Elit Politik maupun apparatus kekerasan).

Partai ini harus lah menjadi Partai alternatif, Partai Tandingan. Tandingan terhadap sistem kapitalisme. Tandingan terhadap Jokowi-JK/KIH. Tandingan terhadap Prabowo/KMP. Maka dari itu, kekuatan politik tandingan ini tak bisa di kooptasi oleh KIH atau KMP, apalagi oleh Kapitalisme Internasional. Partai ini harus lah Mandiri. Radikal dalam Program dan Metode Perjuanga. Demokratis dalam Politik dan Keorganisasiannya.

Dan terhadap siapapun yang hendak membangun Partai, kami mengapresiasinya. Namun, sekali lagi kami akan menyerukan: Bukan Partai “Baru” tapi Partai Alternatif/Tandingan! Bukan pada Jokowi/KIH dan Prabowo/KMP tapi pada Kekuatan Tandingan (Persatuan Buruh dan Rakyat) untuk merubah Dunia menjadi lebih baik!

*Ditulis untuk Selebaran Pusat Perlawanan Rakyat Indonesia (PPRI) pada 1 Mei 2015

1,135 total views, 1 views today

Share this post:

Related Posts

Leave a Comment