Aksi Memperingati Peristiwa Kudatuli 1996: Lawan Pemberangusan Demokrasi dan Bangun Persatuan Rakyat Tertindas

Senin (27/7), SOLIDER (Solidaritas Rakyat untuk Demokrasi) yang terdiri dari LSS, Pembebasan, LMND-DN, AMP dan individu pro demokrasi melancarkan aksi memperingati peristiwa Kudatuli (Kerusuhan 27 Juli 1996) yang merupakan manifestasi dari konflik antara rakyat dan rezim Soeharto. Banyak yang menganggap bahwa perjuangan reformasi sudahlah tuntas karena Rezim Militer Soeharto telah ditumbangkan,...

Aksi Kamisan Yogyakarta Menolak Vonis Terhadap Tapol Papua, Menuntut Pembebasan Seluruh Tapol Tanpa Syarat

Pada Kamis, 18 Juni 2020, Aksi Kamisan Yogyakarta dan Aliansi Solidaritas Rakyat untuk Demokrasi melancarkan aksi di pelataran Tugu Pal Putih. Aksi dimulai pukul 16.00 WIB. Massa aksi yang berjumlah sekitar 30 orang membentangkan poster tema umum aksi mengenai penolakan tindakan rasisme terhadap rakyat Papua yang selama ini selalu direproduksi oleh negara dengan militerisme guna melindungi...

Tutup Freeport dan Berikan Hak Menentukan Nasib Sendiri Bagi Bangsa West Papua

Amolongo, Nimo, Koyao, Koha, Kinaonak, Nere, Yepmum, Dormum, Tabea Mufa, Walak, Foi Moi, Wainambe, Nayaklak. Waa… waaa… waaa… waaa… waaa.. waaa.. waaa..! Salam Solidaritas! Kontrak Karya PT Freeport dengan pemerintah Indonesia pertama kali dilakukan pada tanggal 7 April 1967, dua tahun sebelum Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) digelar pada tahun 1969. Padahal PEPERA sebagai...

Hapuskan Covid-19, Hancurkan Kapitalisme, Rebut Hak Menentukan Nasib Sendiri, dan Wujudkan Sosialisme di Papua

Penjajahan di Papua masih berlangsung lebih dari setengah abad atau sudah 57 tahun pendudukan Indonesia dimulai dari 01 Mei 1963 dimana Papua dianeksasi secara paksa oleh kolonial Indonesia. Tahun 1967 sebelum diselenggarakannya Act of Free Coice atau Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) tahun 1969, penandatanganan perusahan PT. Freeport oleh Presiden Soeharto dilakukan. Dari sinilah awal...

Cabut SK DO Empat Mahasiswa Unkhair Ternate dan Bebaskan Tahanan Politik Papua serta Berikan Hak Penentuan Nasib Sendiri Sebagai Solusi Demokratis Bagi Rakyat Papua Barat!

Salam Pembebasan Nasional Bangsa West Papua! Amolongo, Nimo, Koyao, Koha, Kinaonak, Nare, Yepmum, Dormum, Tabea Mufa, Walak, Foi Moi, Wainambe, Nayaklak Waa…waa…waa…waa…waa…waa..waa..waa..waa..waaa! Sejak West Papua dianeksasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, situasi HAM semakin memburuk. Indonesia terus mengedepankan pendekatan militeristik dengan melakukan berbagai...

58 Tahun TRIKORA dan Sejarah Panjang Kolonialisme Indonesia Di Tanah West Papua

“Di atas batu ini saya meletakkan peradaban orang Papua. Sekalipun orang memiliki kepandaian tinggi, akal budi dan ma’rifat untuk memimpin bangsa ini, tetapi bangsa ini akan bangkit dan memimpin bangsanya sendiri” –Izaäk Samuel Kijne (1925) Pertimbangan, 58 Tahun yang lalu [19 Desember 1961], Presiden Soekarno menyerukan Tri Komando Rakyat (TRIKORA) di Alun-alun Utara kota...

Pernyataan Sikap 3 Tahun Front Rakyat Indonesia Untuk West Papua (FRI-WP)

“Dari Diskriminasi ke Kriminalisasi, Siasat Kolonialisme Indonesia Bungkam Hak Penentuan Nasib Sendiri Bangsa West Papua” Salam Pembebasan Nasional Bangsa West Papua! Tiga tahun lalu, kami mendeklarasikan dukungan bagi hak penentuan nasib sendiri bangsa West Papua. Dukungan kami itu berangkat dari kenyataan yang terjadi di atas tanah West Papua: kecurangan sejarah, diskriminasi...

Pernyataan Sikap Aliansi Anti Rasisme

Pada tanggal 17 Agustus 2019, bertepatan hari peringatan kemerdekaan negara Republik Indonesia ke-74 sekaligus menjadi peristiwa kepedihan yang dialami bagi rakyat Papua. Gejolak bermula terjadi di daerah Surabaya ketika mahasiswa Papua dituding menjatuhkan “Bendera Merah Putih” depan Asrama kedalam “selokan parit” oleh kelompok ormas reaksioner juga kelompok aparat...

Forum Diskusi FISIP UPS Tegal Mendukung Penuh Papua Untuk Menuntut Hak Pembebasan

LPM Prapanca- Isu Papua di Surabaya sukses mencuri perhatian publik atas perlakuan yang diterima oleh Mahasiswa Papua di Asrama Mahasiswa Papua pada (16/8). Sebelumnya perlakuan serupa juga pernah terjadi di beberapa kota di Pulau Jawa, seperti di Malang, Semarang, dan Yogyakarta. Hal ini menuntut Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Pancasakti Tegal (UPS) untuk...

Bantah Hoax Minta Perlindungan dan Perdamaian, Pelajar Mahasiswa Papua Tuntut Hak Menentukan Nasib Sendiri

(Minggu, 25/08/2019) Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (IPMAPA) di Malang menggelar konferensi pers yang membantah hoax mahasiswa Papua di Malang mencari perlindungan ke Front Pembela Islam (FPI) maupun meminta perdamaian. Siswa-siswa Papua yang bersekolah di SMK Negeri 1 Malang ini mengemukakan, “…pada malam itu kami didatangi tamu-tamu yang tidak dikenal dan di situlah kami dipaksa...