Statement Komite Persatuan Rakyat Batalkan PP Pengupahan

Hari Buruh Sedunia 2015
Buruh dan Rakyat Bersatu Batalkan PP Pengupahan Pro Upah Murah dan Modal! Meski mulai banyak merespon perlawanan terutama dari kaum buruh, rezim Jojowi-JK belum bergeming untuk terus menjalankan salah satu paket kebijakan ekonomi jilid 4 yaitu Peraturan Pemerintah tentang Pengupahan. Di sisi lain, perlawanan kaum buruh juga semakin meluas yang dimulai sejak tanggal 15 OKtober 2015 lalu hingga saat...

Diskusi “Radikalisasi Gerakan Rakyat Kendeng Utara” dan Pembentukan KARA

Diskusi Kendeng Utara
Pada tanggal 6 Agustus 2015, KPO PRP Yogyakarta menyelenggarakan diskusi khusus dengan tema “Radikalisasi Gerakan Rakyat Kendeng Utara: Reportase Aksi Blokade Pantura Menolak Pabrik Semen”. Dalam diskusi ini hadir sebagai pembicara kawan Arif dari Aliansi Ahli Waris Pegunungan Kendeng dan Petrus dari SHEPP Pati. Diskusi diawali dengan menjelaskan konsepsi pembangunan dengan pendekatan ekopol. Selama...

Panggung Rakyat “Refleksi 21 Mei 1998 : Menolak Politik Orde Baru”

Orde Baru Soeharto
Kamis 21 Mei 2015 berbagai kelompok Pro-Demokrasi menyelenggarakan panggung rakyat di titik Nol Km Yogyakarta. Acara ini menampilkan orasi dari berbagai macam organisasi, musik, teatrikal, pembacaan puisi serta ekspresi seni lainnya. Acara dimulai dengan pembacaan puisi anggota LPM Ekspresi UNY. Puisi yang dibacakan adalah karya Wiji Thukul “Apa Guna” serta karya Adam Wispi berjudul “Matinya...

Statement Bersama: Indonesia Darurat Intoleransi, Bangun Persatuan Rakyat untuk Memperjuangkan Demokrasi

Diskusi Senyap UIN Yogyakarta
Dasar Pergerakan Pada era Soekarno tepatnya tahun 1960-1965 Indonesia berada pada titik dengan kualitas partisipasi politik masyarakat yang tinggi, bahkan Indonesia menjadi mercusuar perjuangan rakyat-rakyat di seluruh dunia dalam melawan imperialisme. Kondisi ini ada karena tingginya partisipasi rakyat dalam politik (organisasi, membaca, diskusi, rapat akbar, aksi massa, dan terlibat dalam partai...

Kami Menuntut Lebih Untuk Rakyat Palestina

Dalam solidaritas terhadap rakyat Palestina termasuk didalamnya harus bersikap tegas bukan saja terhadap Israel namun juga terhadap Imperialis AS.
Untuk kesekian kalinya, Zionis Israel kembali melancarkan serangan militer terhadap rakyat Palestina. Serangan yang ditujukan ke rakyat Palestina di Gaza tersebut sekarang setidaknya sudah mengakibatkan ratusan orang tewas, banyak diantaranya anak-anak dan perempuan, dan setidaknya seribu orang luka-luka. Ini bukanlah serangan yang pertama, dan besar kemungkinan bukan yang terakhir, yang dilancarkan...

Pilpres 2014: Perang Elit Pemodal Bukan Perang nya Rakyat! — Bag 2

prabowo vs jokowi
Menguliti ‘Ketegasan Prabowo’ Disisi lain, fenomenalitas Prabowo lahir saat dirinya berlagak radikal dengan mendengungkan program nasionalisasi aset-aset tambang dan moratorium hutang luar negeri dalam kampanye pemilu tahun 2009 lalu. Program ini tentu harus dikatakan baik bagi kemandirian nasional yang selama ini sudah digadaikan oleh SBY (dan pemerintahan sejak Soeharto). Namun dari iklan-iklan...

Perspektif HAM Yang Terlupakan : Penjahat HAM, Pro Buruh? Pro Rakyat?

Adili Pelanggar HAM 2
Salah satu isu yang berkembang pada Pemilu 2014 ini adalah persoalan Hak Asasi Manusia. Jokowi dalam visi misinya mengatakan bahwa kasus-kasus HAM dimasa lalu akan diselesaikan (Sumber : Kompas). Namun didalam kubu Jokowi juga berkumpul para penjahat HAM seperti Hendropriyono, Ryamizard Ryacudu serta Wiranto (Sumber : New Mandala). Termasuk didalam kubu Jokowi adalah kekuatan Orde Baru yaitu Jusuf...

Pemilu Bukan Milik Rakyat

Pemilu 2014
Pemilihan Umum atau yang disingkat “Pemilu”, dimaknai sebagai alat demokrasi di zaman modern. Konon dengan pemilu-lah Rakyat diberikan ruang partisipasi untuk menentukan pemimpin dan wakil-wakil mereka dimasa depan. Jika berkaca kepada proses pemilu di Indonesia, banyak kalangan yang menyebut jika pemilu tidak lebih dari sekedar label formal yang digunakan untuk melegitimasi pemimpin yang...

Demokrasi Rakyat : Sebuah Pengantar untuk Pemilu 2014

Pemilu 2014
Menjelang Pemilu 2014 yang dimulai 9 April mendatang, seluruh rakyat seakan didesak lebih keras untuk memilih wakil-wakil nya masuk ke dalam lembaga perwakilan rakyat. Instrumen “lembaga perwakilan rakyat” sendiri, jika dilihat dari sejarah, adalah bagian dari konsep trias politika (eksekutif, legislatif, yudikatif) yang menandai berakhirnya kekuasaan monarki (kerajaan) dan berkuasa nya...

Pemilu Borjuis dan Persatuan Perlawanan Rakyat

Pemilu 2014
Pemilu 2014 adalah Pemilu Para Borjuasi Nasional Pemilihan calon legislatif di seluruh daerah di indonesia telah usai dan partai PDI-P dinyatakan sebagai pemenang  dengan memperoleh 19 % dari total suara yang ada dan disusul oleh partai Orde Baru Golkar, kemudian disusul oleh partai GERINDRA (pecahan Golkar orde baru) urutan ketiga yang memperoleh suara 11% dari total suara yang dihitung olehperhitungan...