Partai Alternatif Harus Percaya Pada Kekuatan Massa, Bukan Elit!

  Awalnya kita tentu harus menyambut baik seruan beberapa organisasi serikat buruh menjelang May Day 2015 lalu untuk mendirikan partai politik. Selain baru pernah terjadi dalam sejarah gerakan buruh sejak reformasi, namun juga karena semakin gagalnya partai-partai yang sekarang ada dalam membangun perubahan sejati bagi rakyat. Kita sudah cukup tahu siapa saja pendiri dan pemimpin partai-partai...

Tentang GBI dan Seruan Bangun Partai Buruh (Bagian III)

Sebelumnya kita sudah mengambil kesimpulan bahwa situasi gerakan buruh sekarang sedang menurun. Cengkraman elit-elit birokrasi serikat buruh terhadap massa buruh semakin kuat. Taktik kita adalah memfokuskan diri untuk mencari potensi radikalisasi massa buruh hingga diluar cengkraman elit-elit birokrasi serikat buruh. Disisi yang lain di negeri dunia ketiga seperti Indonesia sangat sulit ada konsensi...

Tentang GBI dan Seruan Bangun Partai Buruh (Bagian II)

Menurunnya gerakan buruh tidak terlepas dari cengkraman elit birokrasi serikat buruh itu sendiri. Cengkraman ini berkaitan erat dengan kepentingan politik para elit birokrasi serikat buruh yang semakin lama semakin ke kanan dan berkolaborasi dengan para borjuis. Ditengah naiknya gelombang perlawanan klas buruh, yang membuat klas buruh semakin radikal dan kritis tentunya menjalankan kepentingan politik...

Tentang GBI dan Seruan Bangun Partai Buruh (Bagian I)

Menjelang Hari Buruh 2015, pembicaraan mengenai Partai Massa Buruh kembali muncul. Saat rapat akbar FSBTPI yang dihadiri oleh KSPI, KSPSI, FPBI, PPI dan Serikat Mahasiswa Indonesia, Presiden FSBTPI, Ilhamsyah, menyatakan bahwa saat May Day akan ada deklarasi sikap politik untuk membangun partai politik buruh. Kemudian muncul Gerakan Buruh Indonesia yang terdiri dari KSPI, KSPSI serta KPBI (KPBI sendiri...