Pikiran Punya Hukum Sendiri

“Punya buku Nyanyi Sunyi-nya Pram?” seorang mahasiswa bertanya kepada kawanya yang aktivis, dengan berbisik-bisik. “Aku pengin beli. Kopiannya juga mau,” sambungnya dengan bersungguh-sungguh. Dalam kereta senja ekonomi Jakarta-Solo seorang bapak meminjam buku memoar Oei Tjoe Tat yang sedang aku tekuri. Kemudian bertanya padaku dengan pandangan terheran-heran : “Apakah...

Kelas Buruh dan Perjuangan Upah: Cerpen dari Sebuah Diskusi

  Oleh: Sarip – Anggota KPO-PRP (*) Sore itu masih saja terlihat lengang. Jam dinding telah menunjuk angka 4 dimana beberapa pengurus suatu serikat buruh sudah terlihat menunggu kehadiran anggotanya di sebuah sekretariat di daerah Serang Cikarang. Hari itu memang telah diagendakan sebuah diskusi disana. Diskusi rencananya membahas persoalan kelas buruh dalam perjuangan upah yang akhir-akhir...