Arah Juang adalah publikasi sosialis di Indonesia. Edisi cetak kami berisi Perspektif, Teori, Strategi Taktik, Sejarah serta berbagai Perjuangan dan reportase aksi massa.

Dewan Redaksi

Dipo Negoro, Leon Kastayudha dan Surtikanti

+62-895-3791-35489
redaksi.arah.juang@gmail.com
Laman FB: Arah Juang
IG: @arahjuang
T: @arahjuang
Kanal Youtube: Arah Juang

Arah Juang diterbitkan oleh Perserikatan Sosialis, organisasi politik sosialis di Indonesia.

Apa Yang Diperjuangkan Perserikatan Sosialis

Perserikatan Sosialis memperjuangkan dan mendorong perluasan hak-hak demokratik dan hak asasi manusia. Memperjuangkan hak serikat buruh serta kebebasan sipil. Termasuk juga menyingkirkan penghalang demokrasi yaitu militerisme serta sisa-sisa feodalisme.

Walaupun kita berjuang untuk demokrasi, namun itu tidak bisa disamakan dengan mendukung demokrasi parlementer sebagai model demokrasi yang diidealkan. Kami memperjuangkan sistem demokrasi sejati yang mewujud dalam dewan-dewan buruh dan rakyat pekerja. Sebuah sistem sentralistik yang demokratis dari kekuasaan rakyat. Kekuasan berada di dewan-dewan buruh dan rakyat pekerja yang dipilih dari setiap dusun, kecamatan, kota, kabupaten dan provinsi yang berfungsi sebagai eksekutif maupun legislatif.

Perserikatan Sosialis juga memperjuangkan hidup dan kondisi kerja yang layak termasuk kontrol kelas buruh dan rakyat pekerja atas ekonomi.

Kami mendukung pembebasan perempuan serta melawan penindasan terhadap seksualitas manusia.

Kami juga mendukung kesetaraan penuh untuk hak masyarakat adat serta kaum muda.

Perjuangan kami juga termasuk melawan rasisme dan kebigotan.

Memperjuangkan perlindungan lingkungan serta sistem tanggap bencana dan deteksi dini bencana secara komprehensif.

Perserikatan Sosialis mendukung perdamaian dan solidaritas internasional dengan mendukung hak menentukan nasib sendiri serta menolak intervensi imperialis AS dan Uni Eropa.

Hak asasi manusia dan hak-hak demokratik di atas merupakan bagian dari tugas-tugas revolusi demokratik. Secara historis merupakan tugas dari kelas borjuis. Namun kelas borjuis Indonesia didominasi atau terikat dengan kekuatan Imperialis. Demi kekuasaan maka kelas borjuis akan mempertahankan sisa-sisa kekuatan lama (militerisme dan sisa-sisa feodal) untuk berhadap-hadapan dengan kekuatan kelas buruh dan rakyat pekerja.

Oleh karena itu, hanya kelas buruh yang memiliki kekuatan dan kepentingan untuk menuntaskan perjuangan demokrasi. Kelas buruh harus merumuskan dan memperjuangkan program-program demokrasinya yang independen, tegas, menyeluruh dan jelas. Penuntasan revolusi demokratik secara revolusioner akan mempermudah kelas buruh untuk mengorganisasikan kekuatannya. Melemahkan cengkraman kelas borjuis yang setengah hati dalam perjuangan demokrasi. Dari revolusi demokratik tersebut kelas buruh akan segera, sesuai dengan tingkat kekuatannya, kekuatan kesadaran kelas dan proletariat yang terorganisir, untuk bergerak ke revolusi sosialis.

Selain menaklukan kekuasaan politik, kelas buruh juga harus secara bertahap, mengambil alih properti kapitalis, memusatkan alat produksi di tangan negara, yaitu, proletariat yang terorganisasi sebagai kelas yang berkuasa.
Penaklukan kekuasaan politik dapat dilakukan pertama kali dengan melucuti negara kapitalis, pertama kali adalah melucuti aparatus represifnya yaitu militer, polisi, sistem hukum serta penjaranya. Menggantikannya dengan Negara kelas buruh dalam bentuk Dewan-Dewan Rakyat. Di mana tentara reguler akan digantikan dengan milisi buruh bersenjata; semua pejabat akan dipilih dan dapat di-recall sewaktu-waktu, serta upah mereka setara dengan upah rata-rata buruh ahli; dilakukan rotasi reguler dari pejabat terpilih.

Strategi Taktik Perserikatan Sosialis

Strategi utama dalam memenangkan revolusi dan sosialisme adalah pembangunan partai revolusioner. Tugas utama pada awal revolusi sosialis adalah menyingkirkan hubungan produksi kapitalis dan institusi suprastruktur yang menjaga hubungan tersebut, untuk kemudian membuka jalan bagi perkembangan corak produksi baru, yaitu sosialisme. Sosialisme dibangun dengan ekonomi terencana lewat dewan-dewan rakyat. Oleh karena itu, sistem tersebut tidak dapat dikembangkan secara spontan setelah kapitalisme dihapuskan. Sosialisme hanya bisa dibangun dengan secara sadar merestrukturisasi hubungan sosial untuk kemudian menghapus pembagian kelas.Revolusi sosialis juga merupakan perubahan sosial fundamental pertama dalam sejarah umat manusia yang dilancarkan oleh kelas sosial terendah. Kelas buruh hanya bisa merealisasikan potensi kekuasaan ekonomi dan mendapatkan pengalaman manajerial setelah penggulingan kapitalisme. Terlebih lagi, kelas buruh menghadapi musuh kelas borjuis dengan jaringan yang tersentralisasi dari kekuatan militer, finansial serta ideologi.

Kelas buruh dapat secara spontan terlibat dalam perjuangan untuk kepentingan mendesak atau sehari-harinya. Termasuk mencapai kesadaran yang dibutuhkan untuk menciptakan organisasi massa seperti serikat buruh untuk perjuangan tersebut. Namun perjuangan spontan itu tidak cukup untuk menciptakan kesadaran politik atau mencapai kesatuan tindakan yang dibutuhkan untuk menggulingkan tatanan kapitalis dan mengorganisasikan masyarakat secara sosialis.

Di bawah kapitalisme, kelas buruh memiliki kesadaran politik heterogen hasil dari beragam kondisi kehidupan dan pengalaman perjuangan kelas buruh. Kelas borjuis sendiri akan terus memecah belah kelas buruh. Heterogenitas ini cenderung menurun ketika kelas buruh melancarkan aksi bersama melawan kapitalis. Namun perjuangan pasti akan ada pasang dan surutnya. Di masa “damai”, kelas buruh dengan mudah didominasi oleh ideologi kelas berkuasa.

Oleh karena itulah dibutuhkan partai revolusioner yang menyatukan elemen-elemen terbaik dari kelas buruh dan rakyat pekerja. Menyatukan mereka yang telah mengembangkan kesadaran sosialis dan komitmen untuk menjalankan aktivitas politik revolusioner, tidak peduli gerakan sedang pasang atau surut. Partai revolusioner adalah ingatan dari kelas buruh, di mana sejarah dan pengalaman perjuangan kelas buruh dipelajari. Partai revolusioner akan menyediakan teori yang koheren, kesadaran, kepemimpinan serta organisasi untuk melampaui spontanitas dan memenangkan revolusi dan sosialisme.

Mari Bergabung Dengan Perserikatan Sosialis!

     8,199 total views,  4 views today

    Print Friendly, PDF & Email

    Comments (1)

    1. […] Tentang Kami […]

    Comment here