Asal Usul Tentara Nasional Indonesia

Saat awal pendirian RI, Sukarno-Hatta awalnya kurang berminat pada pembentukan tentara reguler Indonesia. Pertama, karena khawatir rekam jejak mereka yang memutuskan bekerjasama dengan Jepang akan dianggap Sekutu sebagai bukti kolaborator fasis. Konsekuensinya bukan hanya mereka bisa diseret ke pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional. Namun juga Republik Indonesia (RI) bisa dianggap...

Rekonsiliasi, Rehabilitasi, Revolusi

Setiap memasuki bulan September, rakyat Indonesia dihadapkan kembali dengan persoalan peristiwa G30S dan Peristiwa 65 di masa lalu. Peristiwa 65 sebagai suatu kontra-revolusi berupa persekusi sekaligus pembantaian besar-besaran terhadap para anggota dan simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI), genosida dan pogrom rasis terhadap orang-orang Tionghoa, penyingkiran terhadap orang-orang...

Perjuangan Bersenjata Pasca Malapetaka 1965

Pasca 30 September 1965, Partai Komunis Indonesia (PKI) mendapatkan serangan bertubi-tubi. Ratusan ribu kader hingga simpatisan PKI dibunuh dengan keji, disiksa atau dipenjara. PKI sendiri mengeluarkan 5 dokumen yang memberikan gambaran evalusi internal PKI serta langkah yang akan diambil. Salah satu dokumen penting adalah Otokritik Politbiro CC PKI September 1966 “Tegakkan PKI yang Marxis-Leninis...

Siapa Yang Bertanggungjawab Atas Pembantaian 1965?

Setengah abad lebih Malapetaka 1965 masih terus menerus ditutupi oleh militer dan penguasa. Sambil terus menutupinya, militer dan para penguasa menyangkal keterlibatan mereka dalam kekejian tersebut. Mereka mengatakan bahwa pembantaian tersebut adalah konflik horizontal hasil dari“spontanitas kemarahan rakyat”. Bahkan militer berupaya menghentikan amukan rakyat tersebut. Amukan rakyat tersebut adalah...

Menolak Lupa: Pembunuhan Munir

Enam tahun pasca Reformasi 1998 Munir dibunuh, lima belas tahun setelahnya impunitas bagi penjahat kemanusiaan tetap ada. Munir mulai terlibat dalam perjuangan HAM saat kekuasaan Rezim Militer Soeharto. Ia memilih jalan penegakan hukum, konstitusi, dan HAM sebagai sebuah gerakan politik. Munir dalam banyak kesempatan menghadapi kekuatan militer, termasuk aktor kunci pembunuhan terhadapnya,...

Hari Orang Hilang Sedunia

Hari Orang Hilang Sedunia diperingati di seluruh dunia pada 30 Agustus setiap tahunnya. Pada awalnya, tanggal 30 Agustus dipilih oleh organisasi-organisasi korban penghilangan paksa di negara-negara Amerika Latin seperti Argentina, Chile dan Colombia untuk didedikasikan bagi mereka yang dihilangkan secara paksa oleh rejim militer di negara-negara tersebut. Penghilangan paksa pertama kali...

Bom Atom ke Hiroshima dan Nagasaki serta Akhir Perang Dunia II

Tujuh puluh tiga tahun yang lalu, pada tanggal 9 Agustus 1945, Amerika Serikat (AS) meledakan bom plutonium di Nagasaki dan tiga hari sebelumnya bom uranium di Hiroshima. Cahaya dari kedua bom atom tersebut dapat dilihat dari jarak 32 kilometer dan akan membutakan sementara mereka yang melihatnya. Cendawan api terbentuk setinggi 3 kilometer dan bekas ledakannya meninggalkan lubang sedalam 2...

Peristiwa 27 Juli 1996

Periode 1988-1996 adalah periode saat atmosfir politik diradikalisasi dengan cepat. Muncul ratusan, mungkin ribuan aksi di seluruh Indonesia. Pada April 1994 sindrom demonstrasi-ditambah-kerusuhan seperti yang terjadi pada Malari terulang di Medan. Demonstrasi buruh menuntut penyelidikan terhadap kematian pemimpin pemogokan buruh serta hak buruh untuk bergabung dengan serikat buruh yang baru...

Pelajaran Dari Revolusi Spanyol

Spanyol awal abad ke 20, di bawah monarki yang ditopang oleh Gereja Katholik dan korps perwira aristokratik. Kelas borjuisnya meskipun terkadang kritis terhadap monarki namun tidak teguh melawannya. Tanpa dukungan dari kelas bermilik, monarki berulang kali mencari dukungan militer. Pada 1923, Jenderal Miguel Primo de Rivera mendirikan kediktaktoran militer. Ketika Great Depression tahun 1929,...

Biak Berdarah: Pelanggaran HAM Militerisme Terhadap Aksi Damai Papua

Pada tanggal 21 Mei 1998, Soeharto berhasil digulingkan dan ruang demokrasi relatif terbuka. Pembukaan ruang demokrasi tersebut juga dimanfaatkan oleh rakyat Papua untuk menyuarakan tuntutannya. Peringatan Kemerdekaan Papua Barat pada 1 Juli yang biasanya dilakukan di hutan-hutan saat itu juga mulai diperingati di beberapa kota. Sekitar bulan Juli hingga Oktober 1998, massa mengorganisir diri...