Dapur Papua Yogyakarta: Bersatu Melawan Penindasan Nasional Papua Barat

Senin, 27 Juli 2020 pukul 16.00 wib, Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) yang juga merupakan salah satu pencetus kelompok Dapur Umum Papua menyelenggarakan acara panggung budaya. Panggung budaya tersebut diselenggarakan di Asrama Mahasiswa Papua Kamasan I Yogyakarta. Mulai dari sore hari, para penonton berdatangan hingga, dan terlihat halaman asrama dipenuhi oleh penonton agenda tersebut. Setidaknya...

Peristiwa 27 Juli 1996

Periode 1988-1996 adalah periode saat atmosfir politik diradikalisasi dengan cepat. Muncul ratusan, mungkin ribuan aksi di seluruh Indonesia. Pada April 1994 sindrom demonstrasi-ditambah-kerusuhan seperti yang terjadi pada Malari terulang di Medan. Demonstrasi buruh menuntut penyelidikan terhadap kematian pemimpin pemogokan buruh serta hak buruh untuk bergabung dengan serikat buruh yang baru...

Aliansi Sahkan RUU P-KS Yogyakarta Kembali Turun Ke Jalan

Setelah melancarkan aksi diam pada Selasa (15/7) yang lalu, Aliansi Sahkan RUU P-KS di Yogyakarta kembali melakukan aksi di depan Gedung DPRD pada Selasa, 21 Juli 2020, aksi kali ini sedikit berbeda dari sebelumnya, karena dilakukan dengan menyampaikan orasi-orasi politik dari massa aksi. Pukul 15.30 aksi dimulai dengan diikuti 50 massa aksi dengan memegang banner dan poster tuntutan utama Sahkan...

Kelas Buruh dan Kaum Muda Berjuang Untuk Menggagalkan Omnibus Law

Pada 16 Juli 2020 bertepatan dengan sidang pripurna DPR RI, kelas buruh dan kaum muda melancarkan aksi di berbagai daerah. Isu utama yang diangkat adalah gagalkan omnibus law, termasuk juga isu sahkan RUU PKS, sahkan RUU Pekerja Rumah Tangga, pendidikan gratis di masa pandemi Covid-19, dsb. Di Jakarta, ribuan orang yang tergabung dalam Gerakan Buruh untuk Rakyat (GEBRAK) turun ke jalan....

Aksi Tolak OTSUS Jilid II di Yogyakarta

Selasa (15/07), Aksi Massa penolakan OTSUS (Otonomi Khusus) Jilid II dilakukan di Titik 0 Km, Yogyakarta. Aksi bersama ini diinisiasi oleh Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Front Rakyat untuk West Papua (FRI-WP). Dalam aksi ini, massa aksi membawa beberapa tuntutan yaitu: Tolak OTSUS Jilid II;Gugat Hasil PEPERA 1969;Bebaskan Seluruh Tahanan Politik Papua Tanpa Syarat;Tolak Omnibus Law, Cabut...

Tolak Otsus, 17 Organisasi Luncurkan Petisi Rakyat Papua

Menyikapi Pembahasan kelanjutan Otonomi Khusus (Otsus) Jiid ke II, sebanyak 16 Organisasi menyatakan sikap penolakan Otsus dan meluncurkan Petisi Rakyat Papua untuk digalang di seluruh wilayah Papua. Mereka meminta semua pihak yang membahas Otsus agar mengembalikan kepada rakyat Papua untuk memutuskannya. Konferensi Pers berlangsung melalui telekonferensi yang difasilitasi oleh media Jubi...

Pengadilan Negeri Bandung Harus Menolak Gugatan CV. Sandang Sari

Hak atas kesetaraan di hadapan hukum. Semua sama di hadapan hukum dan berhak tanpa diskriminasi terhadap perlindungan hukum yang setara. Semua berhak atas perlindungan yang sama terhadap diskriminasi apa pun yang melanggar deklarasi ini dan terhadap segala hasutan untuk melakukan diskriminasi semacam itu – Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia (DUHAM) Sebuah kondisi kehidupan kaum buruh dalam...

Dinas Tenaga Kerja Propinsi Papua dan PT Freeport Indonesia Digugat

MENGGUGAT DINAS KETENAGAKERJAAN PROPINSI PAPUA DAN PT.FREEPORT INDONESIA ATAS NASIB 8.300 BURUH MOGOK KERJA PT. FREEPORT INDONESIA DI PENGADILAN TATA USAHA NEGARA JAYAPURA “Mogok Kerja yang dilakukan oleh 8.300 Buruh Freeport Sah, PT. Freeport Indonesia segera mengembalikan 8.300 Buruh untuk bekerja kembali dan membayar seluruh Upahnya sesuai rekomendasi Nota Pemeriksaan I” Perjuangan...

Biak Berdarah: Pelanggaran HAM Militerisme Terhadap Aksi Damai Papua

Pada tanggal 21 Mei 1998, Soeharto berhasil digulingkan dan ruang demokrasi relatif terbuka. Pembukaan ruang demokrasi tersebut juga dimanfaatkan oleh rakyat Papua untuk menyuarakan tuntutannya. Peringatan Kemerdekaan Papua Barat pada 1 Juli yang biasanya dilakukan di hutan-hutan saat itu juga mulai diperingati di beberapa kota. Sekitar bulan Juli hingga Oktober 1998, massa mengorganisir diri...

Aksi Kamisan Kaltim Ke 149 Mengangkat Tema “Pasal Barbar Bernama Makar”

Kamis (18/06/2020), Aksi Kamisan Kalimantan Timur menyelenggarakan panggung rakyat dengan tema “Pasal Barbar Bernama Makar‘’. Sekitar 40 orang dari berbagai komunitas dan organisasi hadir dalam panggung rakyat. Aksi Kamisan yang ke- 149 ini merupakan bentuk solidaritas untuk mendukung pembebasan 7 Tahanan Politik Papua yang ditahan di Balikpapan dan sedang menjalani sidang vonis hukuman. Walaupun...