Pikiran Punya Hukum Sendiri

“Punya buku Nyanyi Sunyi-nya Pram?” seorang mahasiswa bertanya kepada kawanya yang aktivis, dengan berbisik-bisik. “Aku pengin beli. Kopiannya juga mau,” sambungnya dengan bersungguh-sungguh. Dalam kereta senja ekonomi Jakarta-Solo seorang bapak meminjam buku memoar Oei Tjoe Tat yang sedang aku tekuri. Kemudian bertanya padaku dengan pandangan terheran-heran : “Apakah...