Pernyataan Sikap dan Dukungan Solidaritas Perjuangan Demokrasi (SPD) #Ladyfast 2016

Solidaritas Perjuangan Demokrasi
Penyerangan acara LadyFast pada 2 April 2016 menambah rentetan kasus represif, intoleran, seksis, dan upaya pemberangusan ruang demokrasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Acara yang diinisiasi untuk memobilisasi perempuan, mereduksi stigma peran dan kemampuan perempuan dalam masyarakat ini, tidak hanya dihadiri berbagai elemen rakyat namun juga anak-anak. Acara yang diadakan di ruang komunitas...

Statement Komite Buruh Yogyakarta (KBY)

Tolak Upah Murah
PP Pengupahan yang tidak pro kesejahteraan kaum buruh Upaya pemerintah untuk menyelamatkan kepentingan ekonomi pengusaha semakin jelas terlihat dalam RPP Pengupahan yang telah disahkan oleh Jokowi dalam paket kebijakan ekonomi jilid IV. Isi PP Pengupahan tersebut memiliki point-point pasal yang menyangkut peran serikat buruh yang tidak lagi diikutsertakan dalam menentukan besaran pengupahan dan cara...

Pernyataan Sikap PPRI Terhadap 1 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Jokowi 1 Tahun
“Satu Tahun Jokowi-JK Gagal: Menyejahterakan Rakyat, Menyelamatkan Lingkungan, Memperluas Demokrasi dan Partisipasi Rakyat, serta Menjaga Kedaulatan Rakyat” Setelah setahun berkuasa, tidak ada tanda-tanda bahwa pemerintahan Jokowi-JK sanggup mengatasi persoalan rakyat hari ini akibat dari kesalahan kebijakan pemerintahan di masa lalu. Memang, pemerintahan Jokowi-JK baru satu tahun, tapi...

Pernyataan Sikap Gerakan Rakyat Merayakan Hari Buruh Se-dunia Yogyakarta

Mayday 2015
Jogja Istimewa Lawan Pasar Bebas = Tegakkan Demokrasi Untuk Kesejahteraan Rakyat Pekerja! Demokrasi dan kesejahteraan merupakan dua sisi mata uang yang sama bagi klas buruh dan rakyat. Dengan demokrasi maka organisasi-organisasi maupun serikat-serikat buruh dapat bermunculan dan bergerak bebas. Dengan demokrasi maka klas buruh dan rakyat dapat belajar berbagai macam strategi taktik perjuangan. Dengan...

Kebutuhan Mendesak : Politik Tandingan!

Mayday 2015
Lalu apa yang dilakukan oleh Elit kita? Kalau ada yang mengatakan kita sebaiknya bersatu dengan elit-elit politik kita untuk menghadapi Imperialisme, katakan saja omong kosong!. Sejak tahun 1967 (masa Orde Baru)  hingga hari ini, yang memberikan “Karpet Merah” bagi Imperialisme untuk masuk mengeksploitasi alam dan manusia negeri ini, menjadikan negeri ini sebagai pasar barang dagangan mereka,...

Sikap Politik Pusat Perlawanan Rakyat Indonesia (PPRI) Menjelang Mayday 2015

Mayday 2015
Buruh dan Rakyat Bangun Partai Sendiri Tanpa Elit! Demokrasi Sebesar-besarnya Bagi Rakyat! Pemerataan Distribusi Kekayaan Nasional Bagi Kesejahteraan Seluruh Rakyat! Mayday Sebagai Hari Perjuangan Rakyat Tertindas Diberlakukannya 1 Mei (Mayday) sebagai hari libur nasional boleh jadi suatu hal yang positif bagi pengurangan jam kerja hasil dari perjuangan buruh Indonesia di tahun-tahun sebelumnya. Namun...

Statement Bersama: Indonesia Darurat Intoleransi, Bangun Persatuan Rakyat untuk Memperjuangkan Demokrasi

Diskusi Senyap UIN Yogyakarta
Dasar Pergerakan Pada era Soekarno tepatnya tahun 1960-1965 Indonesia berada pada titik dengan kualitas partisipasi politik masyarakat yang tinggi, bahkan Indonesia menjadi mercusuar perjuangan rakyat-rakyat di seluruh dunia dalam melawan imperialisme. Kondisi ini ada karena tingginya partisipasi rakyat dalam politik (organisasi, membaca, diskusi, rapat akbar, aksi massa, dan terlibat dalam partai...

Statement of Joint Labor Secretariat (Sekber Buruh) to welcome the NATIONAL STRIKE 31 October- 1 November 2013

Sekber Buruh
Comrades everywhere, On the 31st of October – 1st November we will again be conducting a National Strike. Our demands are: wage rise of 50 % (making the minimum wage in Jakarta Rp. 3.7 million); end the system of contract work and outsourcing; withdraw the No. 9 2013 Presidential Decree; health insurance and free education for everyone. Today and the coming days are the days where we can be excited...

Pernyataan Sikap dan Seruan SEKBER BURUH Menyambut MOGOK NASIONAL 31 Oktober – 1 November 2013

Sekber Buruh
Kawan-Kawan Buruh dan Seluruh Rakyat dimanapun berada… Pada tanggal 31 Oktober – 1 November sekali lagi kita akan menggelar MOGOK NASIONAL, terkait tuntutan kita: Kenaikan Upah 50 % (UMP DKI 3,7 Juta); Hapuskan Sistem Kerja Kontrak dan Outsourcing; Cabut Inpres No. 9 tahun 2013; Jaminan Kesehatan dan Pendidikan gratis untuk seluruh rakyat. Hari ini dan hari-hari mendatang adalah hari-hari dimana...