Biak Berdarah: Pelanggaran HAM Militerisme Terhadap Aksi Damai Papua

Pada tanggal 21 Mei 1998, Soeharto berhasil digulingkan dan ruang demokrasi relatif terbuka. Pembukaan ruang demokrasi tersebut juga dimanfaatkan oleh rakyat Papua untuk menyuarakan tuntutannya. Peringatan Kemerdekaan Papua Barat pada 1 Juli yang biasanya dilakukan di hutan-hutan saat itu juga mulai diperingati di beberapa kota. Sekitar bulan Juli hingga Oktober 1998, massa mengorganisir diri...

Kepentingan di Balik ‘New Normal’

Akhir Mei 2020, pemerintah Indonesia mulai menerapkan ‘New Normal’ atau normalitas baru. Kegiatan bisnis dibuka dan pembatasan sosial dihapuskan serta dikatakan harus diiringi penerapan protokol kesehatan. Itu diterapkan dengan dalih menyelamatkan ekonomi. Normalitas baru bahkan menurut para dokter, ilmuwan, dan pakar wabah yang diundang rezim, seharusnya baru bisa diterapkan saat ada penurunan...

Hentikan Operasi dan Tarik Militer dari Papua serta Hentikan Eksploitasi Alam Penyebab Bencana bagi Rakyat Papua!

Sabtu siang, 23 Maret 2019, sekitar 70 orang dari berbagai organisasi yang tergabung dalam Front Persatuan Rakyat dan Mahasiswa Anti-Militerisme atas Operasi Militer di Nduga, menggelar aksi di kawasan Jl. Pahlawan – Simpang Lima, Semarang. Aksi ini merupakan respon terhadap Operasi Militer Pemerintah Indonesia di Nduga, Papua, yang menyebabkan hampir 30.000 rakyat Papua mengungsi di hutan dan...

Perempuan dan Rakyat Melawan Kapitalisme, Militerisme dan Budaya Patriarki

Minggu, 6 maret 2016. Ratusan buruh migran menggelar peringatan international woman’s day yang diselenggarakan oleh AMP ( Aliansi migran progresif ) PPRI ( Pusat Perjuangan Rakyat Indonesia ) dan KPPR ( Komite Perjuangan Perempuan Rakyat ) Acara yang digelar di Great George street, causewey bay bertujuan untuk mensosialisasikan kepada BMI bahwa ada Hari perempuan sedunia yang menjadi landasan...

Press Release Aliansi Mahasiswa Papua

Negara Penjajah Indonesia Melalui Militerisme-nya Telah dan Masih Melakukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia Papua. SEGERA! Berikan Hak Penentukan Nasib Sendiri Sebagai Solusi Demokratis Bagi Rakyat Papua Perilaku Negara Penjajah Indonesia melalui Polisi, TNI, Intelijen, dan seluruh jajaran aparat keamanan Indonesia masih saja melakukan tindakan tidak manusiawi terhadap rakyat sipil dan tokoh Papua. Tercatat...