Amerika Serikat dan Venezuela: Latar Belakang Historis

ditulis oleh James Petras “Venezuela mempunyai cadangan minyak terbesar di dunia dan mereka memilikinya dan kami menginginkannya” (Anonymous Trump official) Pengantar Kebencian AS dan upaya menggulingkan pemerintah Venezuela membentuk bagian-bagian sejarah panjang dan memalukan dari intervensi AS di Amerika Latin yang bisa ditelusuri kembali pada dekade kedua...

Invasi Imperialis ke Kuba

Pada 15 April 1961, Imperialis Amerika Serikat (AS) melancarkan invasi ke Teluk Babi (atau Playa Girón), Kuba. Dalam waktu kurang dari 72 jam, rakyat Kuba membuktikan bahwa mereka dapat mempertahankan diri dari kekuatan militer terbesar di dunia sembari mendeklarasikan dirinya melancarkan revolusi sosialis. Pada 17 Maret 1960, Presiden AS Eisenhower menyetujui rencana aksi rahasia untuk...

Revolusi Kuba 1959

Pada tahun 1895 perang kemerdekaan berkobar di Kuba diinspirasi oleh José Martí yang berhasil menyatukan banyak veteran perang kemerdekaan Kuba pertama. Namun baik para pejuang kemerdekaan maupun kolonial Spanyol tidak berhasil mendapatkan kemenangan yang menentukan. Pada tahun 1898, malah Amerika Serikat (AS) ikut terlibat dengan dalih membantu perjuangan kemerdekaan Kuba. Namun...

Fidel Castro: Pemusnahan Warga Palestina di Gaza

Setelah pemimpin Bolivia mendaulat Israel sebagai ‘negara teroris’, giliran seorang pemimpin Kuba yang telah menginjak usia 88 tahun dan telah menjadi seteru Imperialis AS berpuluh-puluh tahun, Fidel Castro, mengeluarkan pernyataan tajamnya kepada Israel maupun AS dalam artikel terbarunya. Israel dalam artikel itu disebut sebagai “fasisme baru yang menjijikkan” oleh Fidel. Bukan hanya itu,...

Fidel Castro, Alice Walker, Presiden Bolivia Mengutuk Israel, Bergabung Dengan Seruan Boikot Amerika Latin

Sekelompok tokoh politik high-profil ternama dari Amerika Tengah, Selatan dan Karibia — termasuk Presiden Bolivia Evo Morales, penulis AS Alice Walker, Presiden Honduras yang digulingkan Manuel Zelaya (menandatangani dengan nama lazimnya “Mel Zelaya“), mantan presiden Kuba Fidel Castro (yang menandatanganinya tidak lama setelah statemen awalnya dirilis), musisi Kuba Silvio Rodrigiuez,...