Widji Thukul: Aktivis dan Seniman

Pada hari Selasa, 24 Januari 2017, KPO PRP Yogyakarta menyelenggarakan diskusi dengan tema “Widji Thukul: Perjuangan Melawan Orde Baru”. Diskusi tersebut dipantik oleh Hamcrut, salah seorang kawan seperjuangan Widji Thukul. Diskusi dihadiri sekitar 30 orang dari berbagai kampus, organisasi dan generasi aktivis. Dalam diskusi tersebut Widji Thukul tergambar sebagai sosok yang mengagumkan. Dia bukan...

Panggung Demokrasi: Marsinah Menggugat

Marsinah melawan: Kapitalisme, Orde Baru dan Militerisme. 23 Tahun, ‘Marsinah’ Masih hidup! Ayo, Rakyat Bersatu : Rebut Demokrasi! Lawan Fasisme! Lawan Kapitalisme! dan bersama kita melawan lupa! 23 tahun yang lalu, pada 8 Mei 1993 jasad Marsinah ditemukan tergeletak di sebuah gubuk berdinding terbuka di pinggir sawah dekat hutan jati, di dusun Jegong, desa Wilangan, kabupaten Nganjuk, lebih seratus...

Marsinah dan Tugas-tugas Gerakan Perempuan

Ada apa dengan Marsinah? Tepat 23 tahun yang lalu salah satu pejuang perempuan menjadi korban kekejaman negara dan apparatur keamanannya. Marsinah, Salah seorang Buruh dari PT. Catur Putra Surya (CPS) Porong-Sidoarjo. Ia ditemukan tewas terbunuh dengan kondisi tubuhnya penuh dengan luka memar,pergelangan tangan lecet diduga akibat diseret dalam keadaan tangan terikat,tulang panggulnya hancur,dari sela-sela...

Legasi Pram dan Persoalan Nasionalisme Kiri

Sabtu, 30 April 2016, dalam rangka memperingati meninggalnya Pramoedya Ananta Toer, Serikat Gerakan Mahasiswa Indonesia (SGMI) mengadakan pemutaran film dan diskusi bertajuk “Bumi Manusia dan Lahirnya Nasionalisme Kiri”. Sebanyak 27 orang, dari kalangan pemuda mahasiswa dan seniman, menghadiri acara yang diadakan di Warung Komika/Rumah Ada-Ada Aja. Acara dibuka dengan pemutaran “Wawancara dengan...

M.H. Lukman, Hikayat Seorang Anggota Dewan

Dengan anugerah berupa akal dan hati yang diberi Tuhan di bumi Indonesia, makilah orang-orang komunis sebagai dajjal di atas dajjal. Jangan sia-siakan umur dengan toleransi yang longgar agar paham orang-orang komunis yang tak bertuhan itu dapat hidup kembali di bumi Pancasila; walau mereka keluarga kiai haji dan menjalankan wiridan tiap hari. Tak cukup disembelih, bahkan ketika mati tanpa kubur dan...