Kita Membutuhkan Solidaritas dan Sosialisme untuk Menghadapi Bencana Ini

Ditulis oleh Tom Bramble Pandemi COVID-19 semakin tidak terkendali dan mendatangkan malapetaka di seluruh dunia. Jelas sekarang bahwa kita menghadapi bukan hanya ribuan kematian, tetapi ratusan ribu atau lebih. Lansia ditemukan meninggal di rumah mereka, tidak dapat menjangkau perawatan medis. Kaum muda datang ke rumah sakit dengan gejala tetapi ditolak tanpa dites dan meninggal di rumah...

Genosida di Rwanda

Sekitar pukul 20:00 pada 6 April 1994, pesawat yang membawa presiden Rwanda, Habyarimana dan presiden Burundi, Cyprien Ntaryamira diroket sebelum mendarat di Kigali, ibukota Rwanda. Setelahnya tentara dan milisi sipil reaksioner menyatroni rumah-rumah politisi dan jurnalis moderat di Kigali, untuk membunuh mereka. Pagi harinya, Perdana Menteri Uwilingiyimana dibunuh. Antara 7 April 1994 hingga...

Krisis Telah Kembali. Semua Telah Berubah. Marxisme Kembali.

ditulis oleh Daniel Taylor Dalam beberapa bulan terakhir yang singkat, pandemi telah menghancurkan semua argumen mutakhir yang mengatakan bahwa marxisme sudah ketingalan zaman. Ingatlah argument ini bahwa kelas buruh tidak eksis lagi? Para ahli mengatakan kita semua kelas menengah atau kita semua komsumen atau kita semua memiliki sejuta identitas yang berbeda. Produksi, eksploitasi,...

Menyikapi Pelecehan Seksual dalam Hari Perempuan Internasional 2020 Jakarta

Aksi Massa memperingati Hari Perempuan Internasional (HPI) tahun 2020 di Jakarta dinodai oleh tindak-tindak pelecehan seksual oleh sesama peserta aksi terhadap peserta aksi lainnya. Mulai dari penyiulan, penggangguan, hingga penghinaan heteroseksis. Neno, salah satu peserta aksi HPI  2020 di Jakarta, lewat akun Twitternya @nenonenoo mengungkapkan di hari-H banyak sekali catcalling (penyiulan...

Mereka dan Kita: Kaya vs Miskin Dalam Pandemi COVID-19

ditulis oleh Hamid Alizadeh Ketika pandemi Corona terus berkobar, kita diberitahu bahwa: “virus itu tidak membeda-bedakan – kaya maupun miskin, kita semua bersama-sama dalam situasi ini”. Namun, kenyataannya adalah bahwa elit yang memiliki hak istimewa, yang menikmati keselamatan relatif, menuntut para buruh untuk mengambil risiko infeksi agar keuntungan terus bergulir. Virus...

Hapuskan Covid-19, Hancurkan Kapitalisme, Rebut Hak Menentukan Nasib Sendiri, dan Wujudkan Sosialisme di Papua

Penjajahan di Papua masih berlangsung lebih dari setengah abad atau sudah 57 tahun pendudukan Indonesia dimulai dari 01 Mei 1963 dimana Papua dianeksasi secara paksa oleh kolonial Indonesia. Tahun 1967 sebelum diselenggarakannya Act of Free Coice atau Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) tahun 1969, penandatanganan perusahan PT. Freeport oleh Presiden Soeharto dilakukan. Dari sinilah awal...

Alexandra Kollontai dan Perjuangan Anti Seksisme

Lahir pada 31 Maret 1872 dari keluarga ningrat kaya berlatar belakang Finlandia, Ukraina, dan Rusia, Alexandra Kollontai besar di Rusia dan kemudian menjadi Marxis revolusioner serta pejuang pembebasan perempuan. Kollontai memainkan peran utama mendorong gerakan sosialis Rusia untuk mengorganisir para pekerja, diantaranya para pekerja perempuan, mengorganisir massa gerakan perempuan buruh dan...

Perang Kelas di Pandemi Flu Spanyol

Ditulis oleh Sandra Bloodworth Banyak orang berpikir tentang Flu Spanyol saat ini. Pandemi masa lalu tersebut tidak hanya menyebabkan kematian massal. Ia juga mendorong terjadinya perjuangan kelas.  “Kita seharusnya sedang berkembang, dan milenium hanyalah masalah waktu. Dan apa yang terjadi? Alih-alih menjadi lebih baik, peradaban justru berubah menjadi kehancuran. Gangguan...

Para Bos Terguncang oleh “Perubahan Sikap yang Brutal” Para Pekerja.

Ditulis oleh Charlie Kimber Serangkaian pemogokan pabrik-pabrik produksi non-esential di Perancis, memaksa para bos untuk menutup beberapa pabrik, setidaknya untuk sementara. Pemberontakan terhadap penggiringan ke tempat kerja yang tidak aman telah mengkhawatirkan bisnis besar. Patrick Martin, kepala organisasi para bos Medef mengatakan, “Ada perubahan sikap brutal para pekerja...

Italia Menyerukan Mogok Nasional: “Kehidupan Kita Lebih Berharga Daripada Keuntungan Anda”

Ditulis oleh La Izquierda Diario Argentina Meskipun Italia sedang lockdown, banyak sektor non-esensial masih saja bekerja. Hari ini (25/3) mogok nasional diserukan untuk memprotes keras kepalanya pemerintah untuk menjalankan “bisnis seperti biasa” dihadapan pandemi yang menghancurkan ini. Ini adalah pemberontakan buruh. Dari pabrik metalurgi di Lombardy hingga Piedmont, dari pabrik...