Aksi Merdeka Dari Kekerasan Seksual

Selasa (4/ 8), Aliansi Jogja Sahkan RUU P-KS kembali turun kejalan. Pada bulan Agustus ini mereka mengangkat tema Merdeka dari Kekerasan Seksual, Sahkan RUU P-KS”, aksi ini diikutin oleh lebih dari 20 peserta aksi dan dimulai pukul 16.15 WIB. Seperti aksi sebelumnya, aksi keempat inipun diisi oleh orasi-orasi politik dari berbagai organisasi dan individu pro demokrasi. Selain mengangkat poster...

Bom Atom ke Hiroshima dan Nagasaki serta Akhir Perang Dunia II

Tujuh puluh tiga tahun yang lalu, pada tanggal 9 Agustus 1945, Amerika Serikat (AS) meledakan bom plutonium di Nagasaki dan tiga hari sebelumnya bom uranium di Hiroshima. Cahaya dari kedua bom atom tersebut dapat dilihat dari jarak 32 kilometer dan akan membutakan sementara mereka yang melihatnya. Cendawan api terbentuk setinggi 3 kilometer dan bekas ledakannya meninggalkan lubang sedalam 2...

Aksi Memperingati Peristiwa Kudatuli 1996: Lawan Pemberangusan Demokrasi dan Bangun Persatuan Rakyat Tertindas

Senin (27/7), SOLIDER (Solidaritas Rakyat untuk Demokrasi) yang terdiri dari LSS, Pembebasan, LMND-DN, AMP dan individu pro demokrasi melancarkan aksi memperingati peristiwa Kudatuli (Kerusuhan 27 Juli 1996) yang merupakan manifestasi dari konflik antara rakyat dan rezim Soeharto. Banyak yang menganggap bahwa perjuangan reformasi sudahlah tuntas karena Rezim Militer Soeharto telah ditumbangkan,...

Dapur Papua Yogyakarta: Bersatu Melawan Penindasan Nasional Papua Barat

Senin, 27 Juli 2020 pukul 16.00 wib, Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) yang juga merupakan salah satu pencetus kelompok Dapur Umum Papua menyelenggarakan acara panggung budaya. Panggung budaya tersebut diselenggarakan di Asrama Mahasiswa Papua Kamasan I Yogyakarta. Mulai dari sore hari, para penonton berdatangan hingga, dan terlihat halaman asrama dipenuhi oleh penonton agenda tersebut. Setidaknya...

Peristiwa 27 Juli 1996

Periode 1988-1996 adalah periode saat atmosfir politik diradikalisasi dengan cepat. Muncul ratusan, mungkin ribuan aksi di seluruh Indonesia. Pada April 1994 sindrom demonstrasi-ditambah-kerusuhan seperti yang terjadi pada Malari terulang di Medan. Demonstrasi buruh menuntut penyelidikan terhadap kematian pemimpin pemogokan buruh serta hak buruh untuk bergabung dengan serikat buruh yang baru...

Ratusan Mahasiswa Maybrat Menggelar Aksi Menutut Pertanggungjawaban Pemerintah dan Tolak Otonomi Khusus.

Sekitar tiga ratus orang yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Maybrat menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRD kabupaten Maybrat pada Rabu (22/7). Mereka menuntut pertanggungjawaban pemerintahan untuk memenuhi sarana dan prasana pendidikan.  “Kami mendesak pemerintah untuk segera melengkapi sarana dan prasarana pendidikan, sekaligus menuntut pemerintah...

Aliansi Sahkan RUU P-KS Yogyakarta Kembali Turun Ke Jalan

Setelah melancarkan aksi diam pada Selasa (15/7) yang lalu, Aliansi Sahkan RUU P-KS di Yogyakarta kembali melakukan aksi di depan Gedung DPRD pada Selasa, 21 Juli 2020, aksi kali ini sedikit berbeda dari sebelumnya, karena dilakukan dengan menyampaikan orasi-orasi politik dari massa aksi. Pukul 15.30 aksi dimulai dengan diikuti 50 massa aksi dengan memegang banner dan poster tuntutan utama Sahkan...

Galang Persatuan Rakyat Mengawal Kinerja Kerja Pemerintah Flores Timur

Belum selesai tindasan oleh imperialisme, feodalisme, dan kapitalis birokrat kini rakyat Indonesia harus menghadapi sebuah wabah yg sangat mematikan, wabah yang menyerang seluruh rakyat di dunia dengan begitu cepat. Di Indonesia, sejak pertama kali ditemukan pada awal bulan Maret 2020 perkembangan COVID-19 menunjukan kenaikan terus menerus. Hal ini tidak terlepas dari kecerobohan pemerintahan...

Kelas Buruh dan Kaum Muda Berjuang Untuk Menggagalkan Omnibus Law

Pada 16 Juli 2020 bertepatan dengan sidang pripurna DPR RI, kelas buruh dan kaum muda melancarkan aksi di berbagai daerah. Isu utama yang diangkat adalah gagalkan omnibus law, termasuk juga isu sahkan RUU PKS, sahkan RUU Pekerja Rumah Tangga, pendidikan gratis di masa pandemi Covid-19, dsb. Di Jakarta, ribuan orang yang tergabung dalam Gerakan Buruh untuk Rakyat (GEBRAK) turun ke jalan....

Pelajaran Dari Revolusi Spanyol

Spanyol awal abad ke 20, di bawah monarki yang ditopang oleh Gereja Katholik dan korps perwira aristokratik. Kelas borjuisnya meskipun terkadang kritis terhadap monarki namun tidak teguh melawannya. Tanpa dukungan dari kelas bermilik, monarki berulang kali mencari dukungan militer. Pada 1923, Jenderal Miguel Primo de Rivera mendirikan kediktaktoran militer. Ketika Great Depression tahun 1929,...